Standar Nasional Indonesia



Link  SNI (Standar Nasional Indonesia) yang bermanfaat untuk keperluan pembelajaran Teknik Sipil maupun untuk keperluan praktis , terdiri dari :

S N I ANALISA BIAYA KONSTRUKSI BANGUNAN 2008

SNI 2835 2008 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan
Pekerjaan Tanah Untuk Konstruksi Bangunan Gedung dan
Perumahan.
SNI 2836 2008 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan
Pekerjaan Pondasi Untuk Konstruksi Bangunan Gedung
dan Perumahan.
SNI 2837 2008 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan
Pekerjaan Plesteran Untuk Konstruksi Bangunan Gedung
dan Perumahan.
SNI 2839 2008 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan
Pekerjaan Langit-langit Untuk Konstruksi Bangunan
Gedung dan Perumahan.
SNI 3434 2008 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan
Pekerjaan Kayu Untuk Konstruksi Bangunan Gedung Dan
Perumahan.
SNI 6897 2008 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan
Pekerjaan dinding untuk Konstruksi Bangunan Gedung
Dan Perumahan.
SNI 7391 2008 Spesifikasi Penerangan Jalan di Kawasan
Perkotaan.
SNI 7392 2008 Tata Cara Perencanaan dan Pelaksanaan
Bangunan Gedung Menggunakan Panel Jaring Kawat Baja
Tiga Dimensi.
SNI 7393 2008 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan
Pekerjaan BESI ALUMUNIUM untuk Konstruksi Bangunan
Gedung Dan Perumahan.
SNI 7394 2008 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan
Pekerjaan Beton untuk Konstruksi Bangunan Gedung dan
Perumahan.
SNI 7395 2008Tata Cara Perhitungan Harga Satuan
Pekerjaan PENUTUP LANTAI DINDING untuk Konstruksi
Bangunan Gedung Dan Perumahan. 

SNI ANALISA BIAYA KONSTRUKSI BANGUNAN 2007

SNI DT-91-0006-2007 Tata Cara Perhitungan Harga
Satuan Pekerjaan TANAH untuk Konstruksi Bangunan
Gedung dan Perumahan sesuai Keputusan Kepala BSN
Nomor 72/KEP/BSN/6/2007.
SNI DT-91-0007-2007 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan
Pekerjaan PONDASI untuk Konstruksi Bangunan Gedung
dan Perumahan sesuai keputusan Kepala BSN
Nomor 72/KEP/BSN/6/2007.
SNI DT-91-0008-2007 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan
Pekerjaan BETON untuk Konstruksi Bangunan Gedung dan
Perumahan sesuai keputusan Kepala BSN
Nomor 72/KEP/BSN/6/2007.
SNI DT-91-0009-2007 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan
Pekerjaan DINDING untuk Konstruksi Bangunan Gedung dan
Perumahan sesuai keputusan Kepala BSN
Nomor 72/KEP/BSN/6/2007.
SNI DT-91-0010-2007 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan
Pekerjaan PLESTERAN untuk Konstruksi Bangunan Gedung
dan perumahan sesuai keputusan Kepala BSN
Nomor 72/KEP/BSN/6/2007.
SNI DT-91-0011-2007 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan
Pekerjaan KAYU untuk Konstruksi Bangunan Gedung dan
Perumahan sesuai keputusan Kepala BSN
Nomor 72/KEP/BSN/6/2007.
SNI DT-91-0012-2007 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan
Pekerjaan PENUTUP LANTAI DAN DINDING untuk Konstruksi
Bangunan Gedung dan Perumahan sesuai keputusan Kepala
BSN Nomor 72/KEP/BSN/6/2007.
SNI DT-91-0013-2007 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan
Pekerjaan LANGIT-LANGIT untuk Konstruksi Bangunan
Gedung dan perumahan sesuai keputusan Kepala BSN
Nomor 72/KEP/BSN/6/2007.
SNI DT-91-00014-2007 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan
Pekerjaan BESI DAN ALUMUNIUM untuk Konstruksi Bangunan
Gedung dan Perumahan sesuai keputusan Kepala BSN
Nomor 72/KEP/BSN/6/2007.

SNI DOKUMEN TEKNIS LINGKUP AIR MINUM

SNI 3981-2008 Perencanaan Instalasi Saringan Pasir
Lambat.
SNI 6773-2008 Spesifikasi Unit Paket Instalasi
Pengolahan Air.
SNI 6774-2008 Tata Cara Perencanaan Unit Paket
Instalasi Pengolahan Air.
SNI 6775-2008 Tata Cara Pengoperasian dan Pemeliharaan
Unit Paket Instalasi Pengolahan Air.
SNI DT-91-0002-2007 Tata Cara Perencanaan Unit Paket
Instalasi Penjernihan Air sesuai keputusan Kepala BSN 
Nomor 72/KEP/BSN/6/2007.
SNI DT-91-0003-2007 Tata Cara Pengoperasian dan
Pemeliharaan Unit Paket Instalasi Pengolahan Air
sesuai keputusan Kepala BSN Nomor 72/KEP/BSN/6/2007.
SNI DT-91-0004-2007 Comisioning Pengolahan Air sesuai 
keputusan Kepala BSN Nomor 72/KEP/BSN/6/2007.
SNI DT-91-0005-2007 Spesifikasi Unit Paket Instalasi
Pengolahan Air sesuai keputusan Kepala BSN
Nomor 72/KEP/BSN/6/2007.
SNI 7531-2009 Alat Pengolah Air dengan Membran Ultra.
Revisi SNI 19-6774-2002 Tata Cara Perencanaan Unit
Paket Instalasi Pengolahan Air.
Revisi SNI 19-6773-2002 Spesifikasi Unit Paket Instalasi
Pengolahan Air.
Revisi SNI 19-6775-2002 Tata Cara Pengoperasian dan
Pemeliharaan Unit Paket Instalasi Pengolahan Air.
SNI 03-6719-2002 Spesifikasi Pipa Baja Bergelombang
dengan Lapis Pelindung Logam Untuk Pembuangan Air
dan Drainase Bawah Tanah.
Revisi SNI 03-2547-1991 Spesifikasi Meter Air Minum.

B I N A M A R G A

Revisi SNI 03-1737-1989 Pelaksanaan lapis campuran
beraspal panas {Tata cara pelaksanaan lapis aspal
beton (LASTON) untuk jalan raya}.
Revisi SNI 03-1742-1989 Cara uji kepadatan ringan
untuk tanah.
Revisi SNI 03-1743-1989 Cara uji kepadatan berat
untuk tanah.
Revisi SNI 03-1964-1990 Cara uji berat jenis tanah.
Revisi SNI 03-1965-1990 Cara uji penentuan kadar air
untuk tanah dan batuan.
Revisi SNI 03-1966-1990 Cara uji penentuan batas
plastis dan indeks plastisitas tanah.
Revisi SNI 03-1967-1990 Cara Uji Penentuan Batas
Cair Tanah.
Revisi SNI 03-1969-1990 Cara Uji Berat Jenis dan
Penyerapan Agregat Kasar.
Revisi SNI 03-1970-1990 Cara Uji Berat Jenis dan
Penyerapan Agregat Halus.
Revisi SNI 03-1972-1990 Cara Uji Slump Beton.
Revisi SNI 03-1973-1990 Cara uji berat isi, volume
produksi campuran dan kadar udara beton.
Revisi SNI 06-2434-1991 tentang Cara uji titik lembek
aspal dengan alat cincin dan bola (ring and ball).
Revisi SNI 03-2439-1991 tentang Cara uji penyelimutan
dan pengelupasan pada campuran agregat-aspal.
Revisi SNI 03-2442-1991 tentang Spesifikasi kereb beton
untuk jalan.
Revisi SNI 03-2444-1991 tentang Spesifikasi bukaan
pemisah jalur.
Revisi SNI 03-2451-1991 Tentang Spesifikasi pilar dan
kepala jembatan beton sederhana bentang 5 m sampai
dengan 25 m dengan fondasi tiang pancang.
Revisi SNI 06-2456-1991 Tentang Standar cara uji
penetrasi aspal.
Revisi SNI 06-2490-1991 Tentang Cara uji kadar air dalam
produk minyak dan bahan mengandung aspal dengan cara
penyulingan.
Revisi SNI 03-2833-1992 Tentang Perencanaan ketahanan
gempa untuk jembatan.
Revisi SNI 03-2842-1992 Pelaksanaan survei data titik
referensi jalan.
Revisi SNI 03-2852-1992 Pedoman pengunaan asbuton
campuran dingin dengan aspal emulsi.
Revisi SNI 03-2833-1992 Standar perencanaan ketahanan
gempa untuk jembatan.
Revisi SNI 03-2843-1992 Survei kondisi jalan tanah dan
atau kerikil.
Revisi SNI 03-2844-1992 Survei kondisi rinci jalan
beraspal untuk jalan antar-kota.
Revisi SNI 03-3407-1994 Cara uji kekekalan agregat
dengan cara perendaman menggunakan larutan Natrium
sulfat dan Magnesium sulfat.
Revisi SNI 03-3421-1994 Metode pengujian kuat tekan beton ringan
isolasi.
Revisi SNI 03-3422-1994 Cara uji penentuan batas susut tanah.
Revisi SNI 03-3423-1994 Cara uji untuk analisis ukuran butir
tanah.
Revisi SNI 03-2417-1996 Cara uji agregat dengan mesin Abrasi
Los Angeles.
Revisi SNI 03-4427-1997 Cara uji kekesatan permukaan
perkerasan dengan alat British Pendulum Tester (BPT).
Revisi SNI 03-4817-1998 Spesifikasi lembaran bahan penutup
untuk perawatan beton.
Revisi SNI 03-4799-1998 Spesifikasi aspal cair dengan
penguapan sedang.
Revisi SNI 03-4800-1998 Spesifikasi aspal cair dengan
penguapan cepat.
Revisi SNI 03-6753-2002 Cara uji ketahanan campuran
beraspal terhadap kerusakan akibat rendaman.
Revisi SNI 03-6748-2002 Cara uji kekesatan pada permukaan
perkerasan menggunakan Mu-meter.
Revisi SNI 03-6749-2002 Spesifikasi lapis tipis aspal pasir (latasir).
Revisi SNI 03-3967-2002 Tentang Spesifikasi Bantalan
Elastomer Tipe Polos dan Tipe Berlapis untuk Perletakan
Jembatan.
Revisi ASTM D 6297-01 Spesifikasi Siar Muai Jenis Asphaltic
Plug Joint untuk Jembatan.
Pedoman Teknis - Pedoman Perencanaan Campuran Lapis
Fondasi Agregat Semen (LFAS)
Revisi SNI S-01-2006-C Tentang Spesifikasi Siar Muai Jenis
Asphaltic Plug.
No. 038/TBM/1997 TATA CARA PERENCANAAN GEOMETRIK 
JALAN ANTAR KOTA.
SKBI–2.3.26. 1987 PETUNJUK PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN 
LENTUR JALAN RAYA DENGAN METODE ANALISA KOMPONEN
RSNI T- 14 -2004 Geometri Jalan Perkotaan.
Pd T-05-2005 Perencanaan Tebal Lapis Tambah
Perkerasan Lentur dengan Metode Lendutan.
SNI 1964-2008 Cara Uji Berat Jenis Tanah.
SNI 1966-2008 Cara Uji Penentuan Batas Plastis dan Indeks 
Plastisitas Tanah.
SNI 1973-2008 Cara Uji Berat Isi, Volume Produksi Campuran dan 
Kadar Udara Beton.
SNI 2417-2008 Cara Uji Keausan Agregat dengan Mesin
Abrasi Los Angeles.
SNI 2435-2008 Cara uji kelulusan air benda uji tanah
di laboratorium dengan tekanan tetap.
SNI 2442-2008 Spesifikasi Kereb Beton Untuk Jalan.
SNI 2451-2008 Spesifikasi Pilar dan Kepala
Jembatan Sederhana bentang 5 m sampai
dengan 25 m dengan Pondasi Tiang Pancang.
SNI 2490-2008 Cara Uji Kadar Air Dalam Produk Minyak dan
Bahan Mengandung Aspal Dengan Cara Penyulingan.
SNI 2827-2008 Cara uji penetrasi lapangan dengan alat sondir.
SNI 2833-2008 Standar Perencanaan Ketahanan
Gempa Untuk Jembatan.
SNI 3423-2008 Cara Uji Analisis Ukuran Butir Tanah.
SNI 3967-2008 Spesifikasi Bantalan Elastomer Tipe Polos
dan Tipe Berlapis untuk Perletakan Jembatan.
SNI 6749-2008 Spesifikasi lapis tipis aspal pasir (Latasir).
SNI 6753-2008 Cara Uji Ketahanan Campuran Beraspal
Terhadap Kerusakan Akibat Rendaman.
SNI 7461-2008 Cara uji kelarutan aspal modifikasi dalam toluen
dengan alat sentrifus.
SNI 03-2833-200X Standar Perencanaan Ketahanan Gempa 
Untuk Jembatan.
BMS - PANDUAN PERENCANAAN TEKNIK JEMBATAN
BMS - PANDUAN PENGAWASAN.
STANDAR BANGUNAN ATAS JEMBATAN GELAGAR BETON PRATEKAN Tipe T - Kelas A
STANDAR BANGUNAN ATAS JEMBATAN GELAGAR BETON PRATEKAN Tipe T - Kelas B
RSNI-T-12-2004 Perencanaan Struktur Beton Untuk Jembatan
RSNI T-02-2005 Pembebanan Untuk Jembatan
RSNI T-03-2005 PerencanaanStruktur Baja Untuk Jembatan
SNI 07-2052-2002 BAJA TULANGAN BETON
DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA, REFERENSI.A. PETUNJUK
1. Petunjuk Praktis Pemeliharaan Rutin Jalan UPR. 01 Organisasi
2. Petunjuk Praktis Pemeliharaan Rutin Jalan UPR. 02.1 Pemeliharaan Rutin Perkerasan Jalan
3. Petunjuk Praktis Pemeliharaan Rutin Jalan UPR. 02.2 Pemeliharaan Rutin Bahu dan Trotoar
4. Petunjuk Praktis Pemeliharaan Rutin Jalan UPR. 02.3 Pemeliharaan Rutin Drainase
5. Petunjuk Praktis Pemeliharaan Rutin Jalan UPR. 02.4 Pemeliharaan Rutin Talud & dinding Penahan Tanah
6. Petunjuk Praktis Pemeliharaan Rutin Jalan UPR. 02.7 Pemeliharaan Rutin Perlengkapan Jalan
7. Petunjuk Praktis Pemeliharaan Rutin Jalan UPR. 02.6 Pemeliharaan Rutin Taman Jalan
8. Petunjuk Praktis Pemeliharaan Rutin Jalan UPR. 02.7 Pemeliharaan Rutin Damija & Dawasja
9. Petunjuk Praktis Pemeliharaan Rutin Jalan UPR. 03.1 Pemeliharaan Rutin Bangunan Atas Jembatan
10. Petunjuk Praktis Pemeliharaan Rutin Jalan UPR. 03.2 Pemeliharaan Rutin Bangunan Bawah Jembatan
11. Petunjuk Praktis Pemeliharaan Rutin Jalan UPR. 03.3 Pemeliharaan Rutin Bangunan Pelengkap Jembatan
12. Petunjuk Praktis Pemeliharaan Rutin Jalan UPR. 03.4 Pemeliharaan Rutin Perawatan Aliran Sungai
13. Petunjuk Praktis Pemeliharaan Rutin Jalan UPR. 04 Administrasi
14. Petunjuk Praktis Pemeliharaan Rutin Jalan UPR. 05.1 Pemeliharaan Rutin Peralatan & Tenaga
15. Petunjuk Praktis Pemeliharaan Rutin Jalan UPR. 05.2 Pemeliharaan Rutin Peralatan
16. Petunjuk Pelaksanaan Pemasangan Utilitas
17. Petunjuk Perencanaan Teknis Jalan Desa
18. Petunjuk Pelaksanaan Pelapisan Ulang Jalan pada Daerah kereb perkeras dan sambungan
19. Petunjuk Pemeriksaan Peralatan Pemecah Batu ( Stone Crusher )
20. Petunjuk Pemeriksaan Peralatan Pemadat Roda Karet (Pneumatic Tired Roller)
21. Petunjuk Pelaksanaan Campuran Emulsi Bergradasi Rapat Cara Sederhana
22. Petunjuk Teknis Survai & Perencanaan Teknik Jalan Kabupaten
23. Petunjuk Pemeriksaan Peralatan Penghampar Campuran Aspal (Asphalt Finisher)
24. Petunjuk Pemeriksaan Peralatan Pencampur Aspal (Asphalt Mixing Plant)
25. Petunjuk Pemeriksaan Peralatan Penyemprot Aspal Tangan (Hand Sprayer))
26. Petunjuk Pelaksanaan Lasbutag dan Latasbusir
27. Petunjuk Desain Drainase Permukaan Jalan
28. Petunjuk Perambuan Sementara Selama Pelaksanaan Pekerjaan Jalan
29. Petunjuk Tertib Pemanfaatan Jalan
30. Petunjuk Pelaksanaan Perkerasan Kaku ( Beton Semen )
31. Petunjuk Perencanaan Marka Jalan
32. Petunjuk Lokasi & Standar Spesifikasi Bangunan Pengaman Tepi Jalan
33. Petunjuk Sederhana Pembuatan Jalan/Sirtu
34. Petunjuk Teknis Perencanaan & Penanganan Longsoran
35. Petunjuk Teknis Pembangunan & Pemeliharaan Jalan & Jembatan
36. Pemanfaatan asbuton untuk lasbutag dan latasbusir
37. PPK (Program Pengembangan Kecamatan)
38. PPK2 (Program Pengembangan Kecamatan).pdf
39. Teknik Analisa Biaya dan Harga Satuan Jalan Kabupaten
40. Petunjuk Praktis Pemeliharaan Rutin Jalan UPR.02.5 Pemeliharaan Rutin Perlengkapan Jalan
B. PEDOMAN TEKNIK
1. Pedoman Pemasangan Modifikasi Jembatan Bailey Dengan Cara Perkuatan Kabel Bentang Total 88,45 M
2. Pedoman Penggunaan Aspal Karet Dalam Campuran Beraspal Secara Panas
3. Pedoman Pemilihan Tanaman untuk Mereduksi Polusi Udara (NO, CO, SO)
4. Tata Cara Prediksi Polusi Udara Skala Mikro Akibat Lalu Lintas
5. Pedoman Pembuatan Aspal Emulsi Jenis Kationik
6. Pedoman Perencanaan Campuran Beraspal dengan Pendekatan Kepadatan Mutlak
7. Pedoman Perencanaan Bubur Aspal Emulsi ( Slurry Seal )
8. Pedoman Penanggulangan Korosi Komponen Baja Jembatan Dengan Cara Pengecatan
9. Tata Cara Pelaksanaan pondasi cerucuk kayu diatas tanah lembek dan tanah gambut
10. Pedoman Perencanaan jalur pejalan kaki pada jalan umum
11. Pedoman Perencanaan Teknik bangunan peredam bising
12. Pedoman Pembangunan Prasarana sederhana tambatan perahu pedesaan
13. Pedoman Pemasangan jembatan gantung Produksi PT Amarta Karya Tipe 21M
14. Pedoman Pemasangan jembatan gantung Produksi PT Amarta Karya Tipe 30M
15. Pedoman Pemasangan jembatan gantung Produksi PT Amarta Karya Tipe 92M
16. Pedoman Standarisasi Di lingkungan Direktorat Jenderal Bina Marga
17. Sistem Manajemen Jembatan
18. Pemasangan jembatan gantung tipe 60 M
19. Penentuan lokasi tempat istirahat jalan bebas hambatan
20. Standar bangunan atas jembatan gantung kendaraan
21. Persyaratan Aksebilitas Jalan Umum
22. Sistem manajemen jembatan panduan pemeliharaan & rehabilitasi jembatan
23. Pemasangan Modifikasi jembatan Bailey bentang 64.05 M
24. Pedoman sederhana pembangunan prasarana jalan jembatan pedesaan
25. Pelaksanaan Pembuatan Jalan diatas tanah gambut dengan menggunakan pondasi galar kayu
26. Pelaksanaan campuran beraspal dingin untuk Pemeliharaan
27. Pedoman pemasangan jembatan gantung produksi Tipe 120 M
28. Pelaksanaan perkerasan jalan beton semen
29. Perencanaan perkerasan jalan beton semen
30. Pengukuran Topografi untuk Pekerjaan Jalan dan Jembatan Buku 1
31. Pengukuran Topografi untuk Pekerjaan Jalan dan Jembatan Buku 2
32. Pengukuran Topografi untuk Pekerjaan Jalan dan Jembatan Buku 3
33. Pengukuran Topografi untuk Pekerjaan Jalan dan Jembatan Buku 4
34. Perencanaan Perlintasan Jalan dengan Jalan Kereta Api
35. Asphalt Mixing Plant
C. PANDUAN
1. Panduan Survai wawancara Rumah
2. Panduan Penentuan Klasifikasi Fungsi Jalan di Wilayah Perkotaan
3. Panduan Survai Perhitungan Waktu Perjalanan Lalu Lintas
4. Panduan Analisa Harga Satuan ( EE/OE )
5. Panduan Survai Pendahuluan Jembatan di Daerah Perkotaan
D. SPESIFIKASI
1. Spesifikasi Penguatan Tebing
2. Spesifikasi Lampu Penerangan Jalan Perkotaan
E. TATA CARA
1. Tata Cara Pemeliharaan Tanaman Lansekap Jalan
2. Tata Cara Pelapisan Ulang Dengan Campuran Aspal Emulsi
3. Tata Cara Perencanaan Fasilitas Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan
4. Tata Cara Perencanaan Teknik Lansekap Jalan
5. Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota
6. Tata Cara Penomoran Ruas dan Sampul Jalan Kota
7. Tata Cara Penyusunan RPL dan RKL Amdal Jalan Perkotaan
8. Tata Cara Perencanaan Pemisah
9. Tata Cara Perencanaan Penghentian Bus
10. Tata Cara Pelaksanaan Survai Inventarisasi jalan dan Jembatan Kota
11. Tata Cara Penyusunan Program Pemeliharaan Jalan Kota
12. Tata Cara Pemasangan Rambu dan Marka jalan Perkotaan
13. Tata Cara Penentuan Lokasi Tempat Istirahat di Jalan Bebas Hambatan
14. Tata Cara Pemeliharaan Perkerasan Kaku ( Regid Pavement )
15. Perencanaan persimpangan sederhana jalan perkotaan
16. Perencanaan Jembatan penyeberangan untuk pejalan kaki di perkotaan
17. Penyusunan Program Pemeliharaan Jalan Kota
18. Perencanaan persimpangan sebidang jalan perkotaan
19. Survei Kondisi Jalan Kota
20. Tatacara Pemasangan Rambu dan Marka Jalan Perkotaan
F. STANDAR
1. Standar Spesifikasi Kereb
2. Perencanaan Geometrik untuk Jalan Perkotaan
3. Perencanaan Trotoar
4. Produk Standar untuk jalan perkotaan
5. Produk untuk jalan perkotaan Volume II
6. Standar Specifications for Geometric Design of Urban Roads
7. Gambar Standar Pekerjaan Jalan dan Jembatan Edisi 1
8. Gambar Standar Pekerjaan Jalan dan Jembatan Edisi 2
9. Gambar Standar Pekerjaan Jalan dan Jembatan Edisi I Bhs Indonesia
10. Gambar Standar Pekerjaan Jalan dan Jembatan Edisi I Bhs Inggris
11. Gambar Standar Rangka Baja Bangunan Atas Jembatan Kelas A dan B
12. Daftar Standar Pedoman dan Manual
13. Perencanaan Struktur Baja untuk Jembatan
14. Perencanaan Struktur Beton untuk Jembatan
15. Produk Standar Untuk Jalan Perkotaan Volume 1
16. Standar Gorong-gorong Persegi Beton Bertulang (Box Culvert) Double
17. Standar Gorong-gorong Persegi Beton Bertulang (Box Culvert) Singgle
18. Standar Gorong-gorong Persegi Beton Bertulang (Box Culvert) Triple
G.  MANUAL
1. Biaya Operasi Kendaraan ( Bok ) untuk jalan Perkotaan di Indonesia
2. Manual Kapasitas Jalan Indonesia
3. Indonesia Highway Capacity Manual Part I Urban Road
4. Indonesia Highway Capacity Manual Part II Interuban Roads
5. Pengoperasian & Pemeliharaan Peralatan UPR
6. Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI)
7. Pemeliharan rutin untuk Jalan Nasional & Propinsi (Jilid I)
8. Pemeliharan rutin untuk Jalan Nasional & Propinsi (Jilid II)
9. Manual For Maintenance and Repair of Cement Concrete Pavement
10. Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI)
11. Hidrolika Untuk Pekerjaan Jalan dan Jembatan Buku 1
12. Hidrolika Untuk Pekerjaan Jalan dan Jembatan Buku 2
13. Hidrolika Untuk Pekerjaan Jalan dan Jembatan Buku 3
14. Hidrolika Untuk Pekerjaan Jalan dan Jembatan Buku 4
 H. BUKU BMS
1. Panduan Pemeriksaan Jembatan
2. IBMS Planning and programing Manual
3. Panduan Rencana dan Program IBMS
4. IBMS Management Informasi Sytem Manual
5. Panduan Sistem Informasi Manajemen IBMS
6. Bridge Construction Techniques Manual
7. Panduan Pengawasan Pelaksanaan Jembatan
8. Pedoman Manajemen Gudang
9. IBMS General Procedures Manual
10. Panduan Prosedur Umum IBMS
11. Bridge Investigation Manual
12. Bridge Design Code Vol 2
13. Standar Gorong-gorong Persegi Beton Bertulang ( Box Culvert ) Triple
14. Standar Gorong-gorong Persegi Beton Bertulang ( Box Culvert ) Double
15. Standar Gorong-gorong Persegi Beton Bertulang ( Box Culvert ) Single
16. Standar Jembatan Gelagar Komposit Bentang 8 s/d 20 meter
17. Bridge Design Code Volume 2
18. Bridge Design Code Volume 1
I. HIRM
1. Maintenance of Roadside Areas and Drainage
2. Maintenance of Unpaved Roads
3. Maintenance of Paved Road
4. Maintenance of Structures and Traffic Control Devices

 

PELAKSANAAN KONSTRUKSI (PEMBORONGAN),DOKUMEN PELELANGAN NASIONAL, 
PEKERJAAN JASA UNTUK KONTRAK HARGA SATUAN TAHUN 2010.
SPEK.UMUM Divisi 01-2010
SPEK.UMUM Divisi 02-2010
SPEK.UMUM Divisi 03-2010
SPEK.UMUM Divisi 04-2010
SPEK.UMUM Divisi 05-2010
SPEK.UMUM Divisi 06-2010
SPEK.UMUM Divisi 07-2010
SPEK.UMUM Divisi 08-2010
SPEK.UMUM Divisi 09-2010
SPEK.UMUM Divisi 10-2010
SPEK.UMUM Lampiran 2010

Analisa DIRJEN binamarga XLS - Panduan Analisis Harga Satuan.
Manual Pengoperasian Perangkat Lunak AHS
Panduan Analisis Harga Satuan (AHS)

I   R   I   G   A   S   I

KRITERIA PERENCANAAN :
KP – 01 Kriteria Perencanaan-Bagian Perencanaan Jaringan Irigasi.
KP – 02 Kriteria Perencanaan-Bagian Bangunan Utama.
KP – 03 Kriteria Perencanaan-Bagian Saluran.
KP – 04 Kriteria Perencanaan-Bagian Bangunan.
KP – 05 Kriteria Perencanaan-Bagian Petak Tersier.
KP – 06 Kriteria Perencanaan-Bagian Parameter Bangunan.
KP – 07 Kriteria Perencanaan-Bagian Standar Penggambaran.

BANGUNAN IRIGASI :
BI – 01 Tipe Bangunan Irigasi.
BI – 02 Tipe Bangunan Irigasi.

PERSYARATAN TEKNIS :
PT – 01 Persyaratan Teknis – Bagian Perencanaan Jaringan Irigasi.
PT – 02 Persyaratan Teknis – Bagian Pengukuran.
PT – 03 Persyaratan Teknis – Bagian Penyelidikan Geoteknik.

SNI 6369-2008 Tata cara pembuatan kaping untuk benda uji silinder
beton.
SNI 2458-2008 Tata cara pengambilan contoh uji beton segar.
SNI 3402-2008 Cara uji berat isi beton ringan struktural.
SNI 1973-2008 Cara uji berat isi, volume produksi campuran dan 
kadar udara beton.
SNI 4817-2008 Spesifikasi lembaran bahan penutup untuk 
perawatan beton.
SNI 2496-2008 Spesifikasi bahan tambahan pembentuk gelembung 
udara untuk beton.
SNI 3419-2008 Cara uji abrasi beton di laboratorium.
SNI 1972-2008 Cara uji slump beton.
SNI 07-0329-2005 Baja profil I-Beam Proses Canai Panas.
SNI 19-6727-2002 Peta dasar lingkungan pantai Indonesia
skala 1:250 000.
SK SNI 03-xxxx-2002 Tata Cara Perhitungan Struktur Beton 
Untuk Bangunan Gedung
SNI 03-1729-2002 TATA CARA PERENCANAAN STRUKTUR BAJA UNTUK
 BANGUNAN GEDUNG
SNI-03-1726-2002 STANDAR PERENCANAAN KETAHANAN GEMPA UNTUK 
STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG 
BUKU PENGGUNAAN PETA GEMPA INDONESIA 2010 FINAL.
PEDOMAN PERENCANAAN PEMBEBANAN UNTUK RUMAH DAN GEDUNG (SKBI 1987)
RSNI3 - Tata Cara Perencanaan Konstruksi Kayu Indonesia (PKKI NI-5), 2002
ACI 318M-08 Building Code Requirements for Structural 
Concrete (ACI 318M-08) And Commentary

15 Komentar

Filed under Uncategorized

15 responses to “Standar Nasional Indonesia

  1. Bagi pengunjung yang mengetahui/memiliki link2 yang belum kami peroleh,
    kami akan sangat berterima apabila di informasikan kepada kami, semoga
    bermanfaat kepada kita semua.

  2. muhammad yamin

    terima kasih, kl bisa dikirimkan sni, kp dan analisa jalan

  3. Reza Maulana

    Assalamualaikum,,
    Terima Kasih pak,, Blog nya sungguh bermanfaat..

  4. george

    juragan yth, Kalau SNI untuk beton SCC sepertinya belum ada. Kenapa yah yang ahli beton belum peduli dengan beton yang satu itu. Apa nunggu durian jatuh? barangkali ada masukan yang bermanfaat untuk penggemar SNI. terima kasih

  5. maaf gan, saya bukan ahli, tetapi menurut pengamatan saya banyak
    SNI kita itu adalah hasil adopsi dari peraturan2 dari negara lain,
    apabila juragan punya koleksi aturan dan jurnal beton SCC ini silahkan dibuat draftnya dan ajukan ke badan BSN, barangkali itu lebih baik
    daripada menunggu durian runtuh…

  6. Anonymous

    terimakasih atas infonya. tp untuk pondasi tiang pju dan analisanya belum ada ya pak.mohon diperhatikan

  7. Terima kasih kembali, mohon maaf belum ada gan…

  8. gan ada gg analisa harga satuan jembatan( Bailey )…???

  9. Terima Kasih Banyak untuk infonya :)
    Sangat Membantu Sekali

  10. Anonymous

    Info yang sangat bermanfat, semoga menjadi amal ibadah buat anda…

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s